Daftar riwayat hidup atau yang dikenal dengan curriculum vitae atau disingkat CV adalah daftar, serangkaian data atau informasi yang memuat tentang data diri dan riwayat kehidupan seseorang. Biasanya berisikan biodata, pendidikan, keahlian, pengalaman, riwayat pekerjaan dan lain sebagainya. Umumnya, CV digunakan oleh seseorang ketika akan mengajukan atau melamar sesuatu. Seperti pekerjaan, perkuliahan, sekolah, beasiswa dan juga untuk kebutuhan lainnya. Tentu saja, data ini penting dan berguna sebagai penunjang beberapa keperluan kira. Maka, diperlukan pengetahuan tentang cara membuat daftar riwayat hidup seperti yang akan dibahas kali ini.

Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup dan Langkahnya

cara membuat daftar riwayat hidup
(Sumber: tipscv.com)

Jadi, bagaimanakan langkah pembuatan CV yang benar itu? Pada dasarnya, membuat daftar riwayat hidup itu tidaklah sulit. Namun, diantara Anda mungkin saja ada yang baru akan membuatnya untuk pertama kali, sehingga dibutuhkan informasi mengenai cara membuat serta contohnya: 

1. Memilih Jenis Ukuran dan Font

Langkah awal dari cara membuat curriculum vitae adalah dengan memilih jenis font juga ukurannya. Jangan sampai jenisnya dan ukurannya menjadikan pihak HRD atau yang lainnya merasa terganggu atau tak nyaman dengan bacaan tersebut. Pilih lah font dengan gaya profesional. Ada beberapa jenis yang bisa  dipilih yaitu Times New Roman, Calibri dan Arial. Dengan ukuran 11-12 pt.

Baca Juga : Kupas Tuntas Jawaban “Apa yang Mendorong Anda Ingin Bekerja?”

2. Menulis Riwayat Sesuai Urutan

Anda bisa menuliskan urutan riwayat pekerjaan juga pendidikan dari yang terbaru hingga yang paling awal, berdasarkan tahunnya jangan lupa sertakan deskripsi jobdesk secara singkat, posisi dan lamanya bekerja. Juga untuk pendidikan, sertakan nama sekolah/ universitas, jurusan maupun prodi, lamanya menempuh pendidikan serta nilai/ IPK yang telah disebutkan pula di atas.

3. Mencantumkan Daya Tarik atau Skill Khusus

Skill atau keahlian, seperti yang disebutkan di atas memang menjadi salah satu hal yang baik untuk Anda cantumkan pada CV. Selain itu, Anda bisa sertakan kualifikasi khusus atau keahlian yang tersertifikasi oleh Lembaga khusus.

4. Menulis Referensi Profesional

Anda bisa mencantumkan referensi professional, berupa kontak dari orang lain diluar keluarga untuk membuktikan prestasi maupun kinerja baik yang pernah diraih sebagai pelengkap informasi yang dibutuhkan. Referensi yang dimaksud bisa misalnya HRD, atasan langsung, rektor dan lain sebagainya. cantumkan nomor HP ataupun email, nama kantor, dan alamat kantor jika dirasa diperlukan.

5. Menggunakan Kata Kerja Aktif

Untuk menuliskan deskripsi pekerjaan maupun pengalaman organisasi yang pernah dijalani, sebaiknya gunakan kata kerja aktif, seperti kata yang diawali dengan kata “me-“. Contohnya: membuat jadwal, membuat naskah, memimpin organisasi dan lain sebagainya. hal ini akan memudahkan pembaca atau HRD menilai dan mengetahui gambaran kegiatan tersebut.

6. Mengecek Format Penulisan

Selain mengecek typo atau kesalahan informasi seperti yang dituliskan pada pembahasan sebelumnya. Cek juga format penulisannya, seperti penyesuaian dengan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), juga penggunaan italic jika ada kata yang berasal dari bahasa asing.

7. Memilih Kualitas Terbaik saat Pengecekkan

Setelah semuanya dirasa siap, ketika hendak menghadiri sebuah interview. Cetaklah dengan menggunakan kertas dan gunakan amplop dengan kualitas yang baik. Hal ini akan mendatangkan kesan bahwa Anda memang serius dan bersungguh-sungguh akan lamaran yang diajukan.

Poin yang Tidak Boleh Terlewat Saat Membuat Daftar Riwayat Hidup

cara membuat daftar riwayat hidup
(Sumber: cloudfront.net)

Berikut poin penting yang harus diperhatikan saat pembuatan daftar riwayat hidup, meliputi:

1. Identitas Diri

Cara membuat daftar riwayat hidup yang pertama adalah dengan mencantumkan identitas diri seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon juga alamat email. Dan tak lupa, pastikan no telepon atau handphone yang dicantumkan itu merupakan kontak aktif saat ini. Jadi, ketika perusahaan, kampus atau pihak lainnya hendak menghubungi Anda, mereka tidak merasa kesulitan pun Anda tak akan kehilangan peluang. Selain itu, cantumkanlah nama email dengan nama asli Anda, bukan yang aneh maupun ‘alay’.

Baca Juga : Panduan dan Trik Sukses Lolos Tes Wawancara Kerja

2. Pendidikan

Poin berikutnya yang harus dicantumkan pada CV riwayat pendidikan. Tulislah apa pendidikan terakhir yang Anda tempuh beserta jurusan dan nilai rata-rata maupun indeks prestasi kumulatif (IPK).

3. Pengalaman Kerja Beserta Deskripsi

Seperti halnya menuliskan jenjang pendidikan sebelumnya, dalam membuat CV Anda juga harus menuliskan pengalaman kerja yang dilakukan sebelumnya. Tulislah posisi, perusahaan, lamanya bekerja dan deskripsi singkatnya. Hal ini akan menjadi bahan pertimbangan ketika Anda melamar pekerjaan di tempat baru.

Jika Anda seorang fresh graduate, Anda bisa menuliskan pengalaman ketika magang di sebuah perusahaan beserta posisinya jika memang ada. Namun jika tidak, cantumkanlah pengalaman organisasi. Seperti contohnya pers mahasiswa dan berapa lama waktu organisasi maupun masa magang tersebut.

4. Pengalaman dan Skill

Pengalaman yang dimaksudkan disini adalah kegiatan di luar pendidikan formal maupun pekerjaan yang pernah dijalani. Namun perlu diketahui bahwa tak seluruhnya harus dicantumkan. Cukup yang dirasa sangat penting juga mumpuni, memiliki kesesuaian dengan kualifikasi yang dibutuhkan dan mendukung untuk meyakinkan perusahaan atau pihak lainnya untuk memilih Anda. Selain itu, biasanya pengalaman tersebut juga berkaitan dengan skill atau keahlian yang dimiliki.

Misal, Anda melamar menjadi seorang videographer, maka Anda bisa menuliskan skill yang dimiliki, kamera apa yang dikuasai, aplikasi apa yang dipahami, termasuk pernah mengikuti proses pengambilan apa juga dimana. Itu akan menjadi salah satu pertimbangan. Tak hanya hard skill, dan soft skill pun harus disertakan. Seperti public speaking, negosiasi, kreatif, leadership maupun hal yang lainnya.

5. Pengecekkan Kembali

Terakhir, sebelum CV tersebut dikirim melalui email, maupun dicetak hard copy nya, lakukanlah pengecekkan dengan teliti. Informasinya dan setiap kata juga huruf untuk menghindari miss informasi maupun typo.

Catatan Penting dalam Pembuatan Daftar Riwayat Hidup

cara membuat daftar riwayat hidup
(Sumber: Jalantikus.com)

Dalam tutorial cara membuat daftar riwayat hidup, ada hal-hal yang sebaiknya dilakukan juga jangan dilakukan, seperti yang disarankan berikut ini: 

a. Personal Statement

Atau kalimat singkat yang menggambarkan diri Anda di awal, seperti “Content Creator”, “Professional Photographer” dan lain sebagainya.

b. Informasi yang Mendukung serta Ukur Kemampuan

Anda bisa cantumkan informasi yang mendukung untuk posisi yang dilamar. Misalnya sebagai fotografer, tulislah pengalaman ketika menjabat di organisasi fotografi. Serta ukurlah kemampuan atau capaian tersebut. Seperti skill 90% dan lain sebagainya. 

c. Jujur

Meski CV adalah media ‘promosi’ diri, namun sampaikanlah dengan jujur.

d. Maksimal 2 Halaman

Dalam membuat CV, maksimal sebanyak 2 halaman saja.

Baca Juga : Situs Pencari Kerja Terbaik untuk Korban PHK

Sementara itu, yang tidak disarankan dalam pembuatan daftar riwayat hidup adalah sebagai berikut: 

a. Terlalu Banyak Informasi

Maksudnya disini adalah info yang tidak relevan. Seperti panitia lomba 17an ketika Anda hendak mendaftar menjadi copywriter di sebuah perusahaan.

b. Kurang Jelas

Hindari memberi informasi yang kurang detail seperti hanya “kemampuan bahasa” atau hal-hal yang terkesan ‘mengawang’ lainnya.

c. Terlalu Panjang

Hindari membuat CV lebih dari 2 halaman

d. Hoax

Jangan menyertakan informasi yang palsu

Demikian informasi mengenai cara membuat daftar riwayat hidup yang benar. Selain itu, buatlah desain yang menarik namun tidak ramai dan mencolok, gunakan foto yang pantas, dan sampaikanlah bahasa yang mudah untuk dimengerti. Selamat membuat CV terbaik ya!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram CaraDaftar.Id. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.