Ketika ingin melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, tentunya harus disertai dengan amplop suratnya. Agar terlihat lebih profesional dan mengesahkan tulisan di amplop lamaran kerja tidak dapat ditulis sembarangan, tulisannya harus sesuai dengan format penulisan yang baik dan benar dengan bahasa EYD.

Selain agar terlihat profesional dan mengesahkan, tujuan dari penulisan amplop yang baik juga memengaruhi seberapa besar kesempatan untuk diterima di perusahaan tersebut, apalagi jika perusahaan tersebut sebagai perusahaan besar yang diinginkan oleh banyak orang. Lalu seperti apa unsur tulisan di amplop lamaran kerja yang baik dan benar? Berikut urainnya.

Baca Juga : Contoh Job Vacancy Formal yang Menarik, Modern dan Kreatif

Apa Itu Amplop Lamaran Kerja?

Apa Itu Amplop Lamaran Kerja
(Sumber: Importer.co.id)

Amplop lamaran kerja adalah suatu kemasan untuk mengetahui bagaimana cara dalam penulisan pelamar kerja karena dapat melibatkan desain pada amplop lamaran tersebut.

Amplop digunakan sebagai etika pelamar kepada perusahaan yang akan dimasukkan kedalam amplop. Hal ini untuk memberikan kesan yang baik kepada perusahaan yang akan dilamar sehingga mereka tidak ragu untuk membaca surat lamaran lebih lanjut bahkan masuk ke tahap interview.

Unsur Tulisan di Amplop Lamaran Kerja

Ketika melamar pekerjaan harus perhatikan juga bagaimana cara tulisan di amplop lamaran kerja sehingga amplop yang digunakan memiliki format penulisan yang baik dan benar. Berikut unsur tulisan di amplop lamaran kerja yang harus diperhatikan.

1. Kriteria Amplop

Kriteria Amplop lamaran kerja yang digunakan harus berwarna coklat dan memiliki tali untuk penguncinya sehingga dapat di pastikan jika amplop tersebut tidak terlihat kotor atau kusut.

2. Identitas Lengkap

Identitas Lengkap merupakan bagian yang penting untuk melamar pekerjaan sehingga jangan sampai melakukan kesalahan dalam penulisan identitas. Identitas di sini meliputi dari nama lengkap (sertakan gelar apabila punya), alamat lengkap mulai dari RT, desa, kecamatan, dan kota hingga kode pos. Jangan lupa juga sertakan kontak yang dapat dihubungi baik itu email maupun nomor telepon. Tempatkan identitas pada bagian kiri atas amplop.

3. Penulisan yang Baik dan Benar

Tulisan di amplop lamaran kerja yang baik dan benar harus menggunakan huruf kapital sehingga dapat memudahkan dalam membacanya. Perhatikan juga cara penulisan EYD-nya.

4. Menulis Kode atau Nama Jabatan

Menulis Kode atau Nama Jabatan ini bertujuan untuk menegaskan tentang kedudukan yang diinginkan pada lamaran tersebut. Untuk itu letak penulisan harus disertai kode ataupun nama jabatan yang lengkap pada bagian kanan amplop.

5. Tujuan Surat

Tujuan Surat merupakan bagian yang harus di ketahui supaya surat memiliki identitas secara lengkap. Tujuan surat diletakan dibagian bawah amplop sebelah kanan dan harus menggunakan huruf capital atau huruf yang cetak dengan komputer.

Contohnya, Yang Terhormat (YTH) dan dilanjutkan dengan menulis nama instansi perusahaan seperti HRD atau Kepala Perusahaan yang dituju.

6. Pengirim

Pengiriman merupakan tujuan dari pengiriman surat lamaran secara langsung. Pengiriman bisa dengan menggunakan jasa kurir seperti kantor POS, JNE, J&t, sicepat, TIKI atau dikirim secara langsung oleh yang bersangkutan.

7. Tata Letak

Tata Letak ini merupakan letak penulisan pada amplop atau surat lamaran yang ditulis secara benar. Tata letak yang benar akan memudahkan dengan kode Jabatan untuk mengetahui ke profesionalan.

Baca Juga : Rahasia Menulis Surat Lamaran Kerja dan Daftar Riwayat Hidup yang Terbukti Berhasil

Tata Letak Cara Tulisan di Amplop Lamaran Kerja

Tata Letak Cara Tulisan di Amplop Lamaran Kerja
(Sumber: Riftom.info)

Umumnya amplop untuk lamaran kerja menggunakan amplop bewarna cokelat dan memiliki tali sebagai pengunci dokumen. Maka tata letaknya juga harus di perhatikan dengan benar supaya mendapatkan renspon dari pihak perusahaan. Berikut urainnya:

1. Amplop

Bagian amplop akan menunjukkan persepsi bahwa cara penulisannya akan dilakukan dengan teliti hingga tidak ceroboh dalam penilisannya.

2. Tulis Identitas Lengkap

Tulisan di amplop lamaran kerja dengan identitas lengkap berisi tanda kelengkapan, mulai dari nama lengkap dan gelar yang lengkap hingga alamat yang komplit meliputi RT, kelurahan, dan kabupaten atau kota untuk memudahkan lamaran kerja.

3. Gunakan Huruf Kapital

Tulisan di amplop lamaran kerja harus disertai huruf kapital pada kata awalnya dan harus menggunakan penulisan yang benar sesuai EYD. Contohnya, Hilmi Anwar, Tasikmalaya.

4. Penulisan Nama Pengirim Identitas Lengkap

Sertakan nama dan identitas secara lengkap didalamnya. Tuliskan nama lengkap beserta gelar, alamat lengkap, nomor yang bisa dihubungi dan juga alamat email juga disertakan.

Bagian ini sering terlupakan bagi beberapa peserta yang mengirimkan surat lamaran kerja. Mereka tidak mencantumkan alamat email pada bagian amplop kerja yang dikirimnya, padahal HRD biasanya akan memberikan informasi melalui email. Contohnya:

Pengirim :
Raka Wijaya, S.T.
Jalan Nangka Rt 012 Rw 015
Condong Catur, Sleman, Yogyakarta
Cp (0847-4987-7544)
Email : xxxxx@gmail

Pada bagian nama bisa diberikan huruf bold dan gunakan font yang lebih besar dari kalimat lainnya dan tuliskan alamat email dan kontak yang bisa dihubungi.

Identitas nama pengirim ditulis disebelah kiri bagian atas amplop surat lamaran kerja.

5. Menulis Kode atau Nama Jabatan

Tuliskan kode jabatan yang diinginkan untuk menegaskan kedudukan yang ingin dilamar. Letakkan di bagian kanan atas amplop lamaran kerja.

6. Tujuan Surat

Tujuan surat adalah tulisan di amplop lamaran kerja yang sangat penting. Untuk itu harus ditulis dengan lengkap dan benar sehingga penerima surat akan lebih mudah memahaminya dan gunakan huruf cetak komputer. Contoh:

Kepada Yth:
Divisi Human Resources Development
PT Sejahtera
Jalan Raya Jangkang No. 114
Sleman, Yogyakarta

Tulislah alamat yang jelas dan lengkap. Gunakan font normal, pada bagian nama perusahaan bisa diberikan tanda Bold dan gunakan huruf yang lebih besar dari yang lainnya.

Letak penulisan alamat tujuan kantor ini berada di sebelah kanan bagian bawah amplop surat lamaran kerja.

Baca Juga : Cara Mempromosikan Diri di Jobstreet untuk Lulusan SMA

Standard Amplop

Standard Amplop
(Sumber: Importer.co.id)

1. Amplop Berwarna Coklat

Amplop yang digunakan harus berwarna coklat dan terdapat tali sebagai penutupnya sehingga amplop tidak terlihat kotor dan kusut.

2. Amplop Terlihat Rapi

Bagian ini harus benar-benar diperhatikan sehingga dapat memudahkan dalam penulisan karena menunjukkan karakter dari pelamar pekerjaan.

3. Amplop Terlihat Bersih

Bagian ini dapat memberi kesan positif bagi perusahaan karena amplop terlihat bersih sehingga menjukan karakter yang memiliki penampilan yang bersih.

4. Lebih Baik Diketik

Agar amplop lamaran kerja terkesap baik dan rapi bisa menggunakan print dalam membuat penulisan dibagian depan amplop. Print terlebih dahulu semua tulisannya kemudian potong-potong dan tempelkan di bagian depan amplop surat lamaran kerja.

Hindari penulisan dengan menggunakan tulis tangan agar lebih rapi. Namun sebenarnya, tidak masalah baik itu menggunakan penulisan tangan atau ketik, yang terpenting tulisan tersebut bisa dibaca dengan mudah dan dimengerti.

Itulah di atas uraian mengenai unsur tulisan di amplop lamaran kerja yang baik dan benar. Semoga bermanfaat dan segera diterima di perusahaan yang diinginkan.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram CaraDaftar.Id. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.